Selasa, 10 Mei 2022

RANCANGAN AKSI NYATA MODUL 3.1

 

RANCANGAN AKSI NYATA MODUL 3.1

PENGAMBILAN KEPUTUSAN SEBAGAI PEMIMPIN PEMBELAJARAN


 

Nur Azizah

CGP Angkatan 4 Kabupaten Cilacap Jawa Tengah

SD Islam Plus Masyithoh Kroya

 

Latar Belakang

Pada tahapan akhir dari siklus pembelajaran MERRDEKA  Modul 3.1 Calon Guru Penggerak mendapatkan tugas untuk menjalankan rancangan aksi nyata yang sudah dibuat pada tahap demonstrasi kontekstual. Rancangan aksi nyata dibuat dalam jangka waktu 4 minggu ke depan dituangkan dalam sebuah artikel yang mengandung empat komponen dalam kerangka 4P (4F) yaitu Peristiwa (Facts), Perasaan (Feelings). Pembelajaran (Findings), dan  Penerapan ke depan (Future).

Sekolah adalah 'institusi moral' yang dirancang untuk membentuk karakter para warganya. Sebagai seorang guru di sekolah saya sering  menghadapi situasi di mana saya harus mengambil suatu keputusan yang banyak mengandung dilema secara Etika, dan berkonflik antara nilai-nilai kebajikan universal yang sama-sama benar.

Dalam pengambilan suatu keputusan, seringkali bersinggungan dengan prinsip-prinsip etika. Etika di sini tidak berkaitan dengan preferensi pribadi seseorang, namun merupakan sesuatu yang berlaku secara universal. Seseorang yang memiliki penalaran yang baik, sepantasnya menghargai konsep-konsep dan prinsip-prinsip etika yang pasti.  Prinsip-prinsip etika sendiri berdasarkan pada nilai-nilai kebajikan universal yang disepakati dan disetujui bersama, lepas dari latar belakang sosial, bahasa, suku bangsa, maupun agama seseorang. Nilai-nilai kebajikan universal meliputi hal-hal seperti Keadilan, Tanggung Jawab, Kejujuran, Bersyukur, Lurus Hati, Berprinsip, Integritas, Kasih Sayang, Rajin, Komitmen, Percaya Diri, Kesabaran, dan masih banyak lagi. 

Peristiwa (Facts)

Ketika saya mengikuti program Guru Penggerak dan saya mendapatkan banyak ilmu pengetahuan yang sangat bermakna serta hal-hal baru yang bersifat positif, tentunya saya ingin segera menstranfer dan menerapkan pengetahuan yang saya dapatkan tersebut. Namun dengan keterbatasan yang saya miliki, saya merasa hal tersebut adalah tantangan bagi saya dan saya tidak mampu jika harus berjalan sendiri. Oleh karena itu hal pertama yang saya lakukan adalah saya menyampaikan hal-hal yang saya dapatkan kepada kepala sekolah, saya sharing dengan rekan sejawat. Dengan dukungan penuh dari kepala sekolah selaku pemangku kebijakan, beban berat saya untuk mentransfer dan menerapkan pengetahuan yang saya dapatkan kepada rekan sejawat dan warga sekolah menjadi terasa ringan karena saya tidak sendiri, saya berkolaborasi dengan warga sekolah untuk mengimplementasikannya melalui sosialisai kepada rekan sejawat, praktik langsung di dalam kelas. Serta melalui media social saya.

Rencana Aksi nyata yang akan saya lakukan di sekolah :

  1. Menyampaikan materi Modul 3.1 Pengambilan Keputusan Sebagai Pemimpin Pembelajaran kepada kepala sekolah dan selanjutnya saya akan mensosialisasikan garis besar materi pada modul 3.1 kepada rekan sejawat.di sekolah.
  2. Mempraktikkan secara langsung pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran kepada siswa di kelas.

Perasaan (Feelings).

Pada saat saya mendapatkan dukugnan dari Kepala Sekolah untuk melaksanakan rancangan aksi nyata saya merasa bersyukur dan optimis untuk melangkah lebih jauh ke depan. Saya percaya bahwa memberikan yang terbaik dari dalam diri sendiri untuk orang lain baik itu keluarga terdekat, siswa kita, teman sejawat, lingkungan sosial dan masyarakat luas akan berdampak positif bagi diri kita sendiri. Kuncinya siapa yang menanam dia akan memanen hasilnya. Perasaan saya ketika saya dapat berbagi ilmu dengan teman sejawat di sekolah saya merasa puas, senang, gembira dan sangat bermakna bagi saya.

Pembelajaran (Findings)

Pembelajaran yang saya dapatkan setelah membuat rancangan aksi nyata modul 3.1 ini sebagai bahwa ketrampilan menjadi seorang pemimpin pembelajaran dalam pengambilan suatu keputusan sangatlah penting dimiliki oleh seorang guru. Budaya kolaborasi dan berbagi praktik baik akan sangat mendukung terciptanya ekosistem sekolah yang lebih baik. Sebagai Calon Guru Penggerak saya harus banyak belajar dan belajar sepanjang hayat guna meningkatkan kompetensi diri sehingga dapat menerapkan pembelajaran yang lebih bermakna dan bermanfaat bagi diri sendiri,  peserta didik serta masyarakat.

Penerapan ke depan (Future).

Penerapan saya ke depan saya akan menggunakan nilai-nilai kebajikan untuk membantu saya dalam mengambil langkah sebagai pemimpin pembelajaran dalam mengambil suatu keputusan terbaik dan bijaksana sehingga peran saya sebagai seorang guru akan lebih bermakna.

Demikian rancangan aksi nyata saya semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RANCANGAN AKSI NYATA MODUL 3.1

  RANCANGAN AKSI NYATA MODUL 3.1 PENGAMBILAN KEPUTUSAN SEBAGAI PEMIMPIN PEMBELAJARAN   Nur Azizah CGP Angkatan 4 Kabupaten Cilacap J...