Rabu, 19 Januari 2022

WRITING IS MY PASSION

PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI 

Pertemuan ke 2, Gelombang 23 & 24

Rabu, 19 Januari 2022

WRITING IS MY PASSION


Bismillaahirrohmaanirrohiim

Assalaamu'alaikum Wr Wb


Alhamdulillah pada malam hari ini pelatihan belajar menulis PGRI pertemuan ke-2, gelombang 23 & 24 dengan materi " Menjadikan Menulis Sebagai Passion" telah saya ikuti dengan baik. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring via grup WA belajar menulis mulai pukul 19.00 WIB sd pukul 21.43 WIB dengan narasumber seorang lokomotif dari serangkaian gerbong antologi, seorang penulis, editor dan motivator Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd yang akrab disapa Bunda Kanjeng dan dengan moderator Ibu Helwiyah.

Kegiatan malam ini dibagi menjadi 4 sesi yaitu :

1. Perkenalan

2. Pemaparan Materi

3. Tanya Jawab 

4. Penutup

Pada materi perkenalan, beliau Bunda Kanjeng menyapa dengan hangat kepada para peserta dengan penuh motivasi untuk menjadi penulis hebat.

Profil Bunda Kanjeng


Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd adalah seorang motivator yang memiliki hobi silaturrahmi, travelling dan membaca, beliau menyelesaikan pendidikan S1 FKIP Bahasa Inggris di UNS dan S2 di UMS, beliau seorang guru pegiat literasi nusantara dan telah menulis karya sebanyak 21 buku, beliau seorang editor sejak tahun 2019, sebagai Pengurus PGRI Surakarta Jawa Tengah. Motto beliau adalah " Bersemangat menggapai ridha Allah dengan berbagi dan silaturrahmi".

Berproses sebagai seorang penulis, pengalaman beliau untuk para peserta pelatihan bahwa dengan menulis kita mendapatkan banyak manfaat, blog beliau merupakan rumah tulisan tempat memarkir tulisan berisi curahan hati beliau yang kemudian dipoles dan dilengkapi dan akhirnya menjadi sebuah buku. Beberapa buku yang mulai beliau tulis di usia 50 tahun antara lain Buku Motivasi, Kumpulan Kisah Motivasi, Buku Memoar, Buku Parenting, Buku Pengayaan Bahasa Inggris, Novel Poluler, Buku Parenting, Novel Hidayah, Buku Antologi bersama kelas SPK, Buku Antologi bersama kelas Om Jay dan PGRI, buku hasil menggerakkan Guru Menulis dan Literasi di Nusantara dan masih banyak lagi.

Suatu gairah tidak akan pernah padam, bagaimana kita selalu bergairah menulis dan menulis itulah alasan beliau mengambil tema Writing is my passion untuk pertemuan ke-2 pelatihan belajar menulis PGRI malam ini. Beliau menyampaikan bahwa orang yang memiliki gairah biasanya kreatif , penuh semangat dan selalu bahagia karena memiliki banyak harapan. Dan pesan terpenting beliau bahwa kita harus bangga dengan potensi yang kita miliki. Ketika hadir di dunia kita adalah pemenang karena kita sudah diberi talenta dan akal sehat sehingga kita tinggal mengasah dan melejitkan potensi yang kita miliki tersebut. 

Mengapa menulis menjadi passion yang menjanjikan?

Kemampuan menulis dipandang sebagai indikator intelektualitas dan kematangan berikir. Profesi menulis adalah salah satu pekerjaan yang sangat dihormati dan dihargai secara sosial.

Kendala dan hambatan: merasa tidak bakat menulis, tidak memiliki waktu untuk menulis, tidak memiliki ide untuk ditungkan dalam tulisan, tidak mau dikritik dan tidak suka menulis.


Mulai dengan "Mengapa?"

Alasan untuk menulis:

Mengapa kita menulis?

Lebih filosofi dan berhubungan dengan nilai, visi dan misi kita hidup di dunia.

Bagaimana cara kita menulis?

Lebih bersifat teknis dan jawabannya cenderung mudah dipelajari mulai proses latihan.

Kapan kita mulai menulis?

Secepatnya, kita niatkan untuk membuat karya yang asli dari kita sendiri.


Motivasi Menulis :

Hadis Nabi yang mengatakan : " Khoirunnas anfa'uhum linnas" yang artinya sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling bermanfaat untuk manusia lain.


Langkah-langkah mejadi penulis yang baik :

1. Read

Untuk menjadi seorang penulis yang baik, kita perlu membaca banyak buku baik yang bersifat general (umum) maupun spesifik (misalnya sesuai dengan background akademik maupun interest (pribadi kita). 

2. Discuss

Hal ini penting karena ide dan gagasan seringkali muncul ketika kita mendialektikakan bahan bacaan yang kita baca dengan bacaan orang lain atau dengan diri kita sendiri. Bila diperlukan ada baiknya kita memiliki mentor menulis yang tepat.

3. Look & Feel

Baik secara langsung maupun apa yang kita lihat dan baca di media.

4. Socialize

Berapa banyak pengetahuan, pengalaman dan kisah orang lain yang dapat kita serap?.


Writing Preparation

1. Menggali dan Menemukan Gagasan/ Ide.

Pada tahap ini penulis melakukan kegiatan penggalian gagasan atau ide.

Kegiatan ini bisa dilakukan melalui pengamatan baik terhadap kejadian atau peristiwa yang terjadi, imajinasi, dan kajian pustaka. Untuk mempermudah proses penemuan ide, cara efektif yang dapat dilakukan adalah melalui brainstorming.

2. Menentukan Tujuan, Genre dan Segmen Pembaca.

Setelah menentukan gagasan/ ide, penulis perlu menentukan tujuan menulis, genre yang diikuti serta target segmen pembaca. Sasaran pembaca akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam menentukan warna tulisan. Selain     itu, kita harus memastikan bahwa tulisan yang kita hasilkan akan marketable. 

3. Menetukan Topik.

Penentuan topik dilakukan setelah penulis menentukan untuk apa menulis, genre apa yang dipilih dan siapa sasaran pembacanya. Misalnya tujuan menulis untuk meberikan informasi yang benar tentang kesehatan. Genrenya Tulisan Populer. Jika sasarannya adalah orang tua (manula) maka penulis bisa menentukan tulisan misalnya dengan topik  " Hidup sehat di usia senja"

4. Membuat Outline.

Outline merupakan bentuk kerangka tulisan.

Kerangka tersebut menjukkan gambaran materi yang akan ditulis. Menulis outline cukup dengan garis besarnya saja. Karakteristik outline yang baik memiliki kesederajatan yang logis, kesetaraan struktur, kepaduan dan penekanan.

5. Mengumpulkan Bahan Materi/ Buku.

Penulis wajib membaca banyak buku dan sumber bacaan lain untuk memperkaya perspektif dan            referensi. Selain itu agar semakin banyak ide atau gagasan yang dapat dikembangkan. Apabila sudah menemukan topik, maka bahan bacaan yang dikumpulkan sesuai dengan topik yang sudah ditentukan.


Menulis itu harus sabar.

Penulis pemula sebaiknya lebih fokus pada ketekunan (persistence) dalam proses menulis. 

Tulislah semampu kita dahulu. Jangan berfikir harus sempurna, dan jangan terlalu idealis.


Rincian Tahap Menulis :

1. Editing

    Pada tahapan ini membahas tentang:

    a. Membaca ulang.

    b. Menyempurnakan draf.

2. Revishing

    a. Mengubah beberapa bagian naskah

    b. Melengkapi naskah

    c. Mengevaluasi kembali naskah untuk menihilkan kesalahan tulis.

3. Publishing

    a. Pengiriman pesan.

    b. Pracetak (perwajahan buku, tata letak, ISBN, proof reading)

    c. Promosi dan distribusi.


Akhirnya pada closing kegiatan beliau menyampaikan pesan kepada para peserta : 

Menulis buku adalah pekerjaan mulia. Jadikan menulis sebagai passion. Jangan pernah takut tulisan jelek atau tidak ada yang mau membaca.Tetaplah berada di komunitas Literasi.  Ikuti nubar nulis bareng di buku Antologi sebagai jembatan menjadi penulis buku solo.


Demikianlah resume ke 2 Pelatihan Belajar Menulis yang saya buat semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Terimakasih dan salam Literasi.

Wassalaamu'laikum Wr Wb





Senin, 17 Januari 2022

IDE MENULIS BAGI GURU

Assalaamualaikum

Belajar menjadi penulis saya mulai pada malam ini, dengan mengucapkan Bismillaahirrohmaanirrohiim semoga Allah SWT senantiasa menerangiku dalam menuangkan ide untuk menjadi seorang penulis.

Senin, 17 Januari 2022 

Resume ke 1

Tema : Ide Menulis Guru

Narasumber : Wijaya Kusumah, M.Pd

Moderator : Ibu Maesaroh


Syukur Alhamdulillah, saya dipertemukan dengan sosok guru hebat "Bu Desi" yang sangat menginspirasi dan memotivasiku untuk menjadi seorang guru yang dapat berkarya melalui sebuah tulisan. InsyaAllah pada malam ini akan saya mulai menjadi seorang penulis pemula dengan harapan apa yang saya tuliskan bisa bermanfaat bagi orang banyak.

Hari minggu pukul 19.33 aku mendapat informasi Pelatihan menulis tingkat nasioanal yang diselenggakan oleh IKATAN GURU TIK PGRI dibuka untuk angkatan 23 dan 24, setelah saya baca informasinya beserta jadwalnya sayapun tertarik dan berniat untuk mengikuti pelatihan tersebut dan malam ini akhirnya sayapun mendaftarkan diri sebagai peserta pelatihan dan langsung gabung di grup whatshapp. Pada saat saya bergabung ternyata saya sudah tertinggal sesi perdana Pelatihan Menulis. 


Dengan menutupi rasa malu saya dan hampir kecewa karena saya telat gabung di grup dan dengan rasa khawatir tidak bisa mengikuti materi selanjutnya saya berusaha bertanya agar saya tetap bisa mengikuti pelatihan ini. Dan ternyata saya disambut hangat oleh teman-teman anggota grup para guru hebat ispiratif, akhirnya saya langsung baca dan baca beberapa artikel yang dikirim via blog https://yantisdnmuncultiga.blogspot.com/ dan lainnya. Sebelumnya saya belum pernah membuat blog apalagi memiliki blog, malam ini juga saya langsung searching google cara membuat blog, dan akhirnya jari jemari saya pun mengetik kata demi kata dan benar apa yang telah disampaikan oleh beliau Bapak Narasumber hebat "Wijaya Kusumah, M.Pd atau dikenal dengan sebutan Om Jay" yang saya baca di blog https://yosefinaklau.blogspot.com/2022/01/ide-menulis-bagi-guru.html bagaimana cara menulis tanpa ide? 

Dengan cara : 

1. Menulis apa yang kita rasakan

2. Menulis apa yang kita lakukan

3. Menulis apa yang kita inginkan 

Menulis pada hakekatnya menyampiakan pesan, Kita harus menyampaiakan pesan itu kepada pembaca.

saya baca dengan seksama artikel ide menulis bagi guru dan langsung saya coba untuk menulis 

pada artikel tersebut Om Jay mengatakan :

Mulailah menulis dengan tiga alinea :

1. Alinea Pembuka/ Pendahuluan untuk menyapa pembaca

2. Alinea Inti (menyampaikan pesan yang ingin disampaikan kepada pembaca)

3. Alinea Penutup menyampaikan harapan.

Akhirnya saya pun mencapat pencerahan dan jadilah tulisan perdana saya pada blog perdana saya ini.

Saya belum mengenal Om Jay, namun saya yakin beliau sangat luar biasa.

Benar kata Om Jay yang saya baca di blog Ide Menulis Bagi Guru " Kuncinya hanya satu, mulailah menulis, dengan cara itu maka menulis yang awalnya susah menjadi mudah yang awalnya sulit menjadi gampang itu semua klo kita sudah memulainya, ide menulis ada di depan mata kita, sekarang membuka kita mengembangkannya.

Dengan cara :

1. Teruslan berlatih

2. Menulis setiap hari

3. Berguru pada pakarnya

yeay....alhamdulillah akhirnya saya benar-benar bisa menulis dengan mudah.😀

Semoga saya bisa mengikuti materi pelatihan selanjutnya.

Saya berharap saya akan selalu bersemangat menulis setiap hari, dan semoga apa yang saya tulis dapat bermanfaat bagi para pembaca.

Alhamdulillah 

Terimakasih kepada teman-teman yang sudah memberikan motivasi kepada saya untuk bisa menulis.

Salam Literasi

RANCANGAN AKSI NYATA MODUL 3.1

  RANCANGAN AKSI NYATA MODUL 3.1 PENGAMBILAN KEPUTUSAN SEBAGAI PEMIMPIN PEMBELAJARAN   Nur Azizah CGP Angkatan 4 Kabupaten Cilacap J...